Selasa, 04 Februari 2020

Dinas PU Perkim" Bisniskan" Mobil Kren, Ada Apa Dengan PUPR?

0 komentar
Bangkinang Kota(SP) - Seharusnya aset pemerintah daerah yang nota benenya dibiayai oleh APBD mulai dari biaya operasional hingga pemeliharaan aset digunakan secara gratis oleh  masyarakat umum, Namun kali ini cukup berbeda di Dinas PU Perkim Kabupaten Kampar, hal ini terjadi dalam  kegiatan menyambut HUT Kampar yang ke 70 tahun yaitu pada kegiatan lomba Panjat Pinang yang diselenggarakan oleh Pemkab Kampar melalui Dinas Lingkungan Hidup.

Menyingkapi ulah dari oknum Dinas PU Perkim yang  meminta jasa rental mobil kren milik Dinas PUPR yang digunakan untuk mendirikan Pohon Pinang tersebut membuat geram Firdaus yang merupakan warga Bangkinang Kota.

Diceritakan Firdaus bahwa dirinya mendapat pekerjaan dari dinas lingkungan Hidup yaitu pengadaan batang pinang, dan ketika piang telah disediakan dan ditegakkan dengan menggunakan mobil kren tersebut Firdaus selaku penyedia batang dimintai uang sejumlah Rp. 300 ribu oleh supir yang membawa mobil tersebut. " saya diminta uang oleh supir mobil kren sejumlah 300 ribu, saya sempat bingung dan bertanya kok harus bayar?? Padahal kegiatan ini  adalah kegiatan Pemkab kampar namun dari pada ribut saya berikan 200 ribu ke dia dan yabg buat saya lebih marah si supir minta lagi ke DLH yang akhirnya DLH memotong jasa pengadaan pohon pinang"katanya.

Dilanjut firdaus melihat tingkah supir mobil kren tersebut ia mengkonfirmasi  ke kabid di dinas PU Perkim yang namun kabid tersebut menyangkalnya kalau ada sewa kren. Dan firdaus kembali bertanya uang apa yang di minta ke saya sebanyak rp 300 ribu?  Kemudia hamat pais kembali berkilah bahwa uang yang minta tersebut uang makan supir " ia menyangkal ketika saya konfirmasi dan mengatakan mungkin uang makan saja yang diminta kata kabid tapi kok 300 ribu ya" lanjut Firdaus.

Firdaus berharap pemerintah Kampar  menindak oknum di dinas PUPR yang melakukan hal tersebut.(SP)

0 komentar:

Posting Komentar