Rabu, 05 Februari 2020

MENYONGSONG TOL BARU (Teropong Peduli - BANG DEL)

0 komentar
  • DUMAI (Dunia Usaha Memanfaatkan Akses Infrastruktur) 
Opini------------‐
Oleh : Delyuzar Syamsi (Bang Del )
Pada beberapa negara maju keterbukaan informasi sejalan dengan peran sumber daya informasi, sehingga semua pihak bisa tahu dimana, untuk apa, dan kapan rencana suatu objek tanah dikembangkan, sehingga dapat dinikmati oleh berbagai stakeholders (pemangku kepentingan).

Kita perlu belajar dari kasus jalur pantura Jawa pasca kehadiran tol yang membuat beberapa usaha kecil mati, turunnya omset pedagang Batik Pekalongan  dari Rp 3-5 juta per hari (tahun 2016) menjadi Rp 500-700 ribu per hari (tahun 2017), serta warung makan sepanjang Cirebon-Pekalongan menjadi sepi dan gulung tikar, walaupun menurut para supir truk jarak tempuh Jakarta-Jawa Timur berkurang 5 jam dan hemat biaya sekitar Rp 400 ribu.

Tol Dumai-Pekanbaru sepanjang 131 km dengan nilai investasi Rp 16,21 triliun ini merupakan bagian tol Trans Sumatera yang terentang 2.765 km (469,5 km siap dibangun dan 179 km telah beroperasi) selain tol Pekanbaru-Padang.

Kehadiran infrastruktur tol Dumai Pekanbaru sangatlah bermanfaat untuk mengurangi masa tempuh dari 4 jam menjadi 2 jam, munculnya sentra ekonomi di  exit toll, penurunan biaya logistik,  hadirnya rest area baru, serta mendorong pengembangan investasi di Dumai, Siak, Bengkalis, Kampar, dan Pekanbaru.

Saat ini jarak Dumai-Pekanbaru mencapai 184,9 km melewati Duri, Kandis, dan Minas. Pengalihan rute transportasi ke jalur tol akan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi area keramaian yang dilewati selama ini.

Tol yang baru tersebut harus difasilitasi dengan rest area (arena peristirahatan) yang cukup dan wajib mengakomodasi 70% produk lokal seperti makanan, penganan ringan, dan oleh-oleh khas daerah.

Keberadaan tol Dumai Pekanbaru diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi, karena bakal menjadi pintu masuk perdagangan internasional,  pembentukan ekonomi mandiri melalui kewirausahaan, penyerapan tenaga kerja, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Semoga Dumai dititipi Allah SWT pemimpin yang kreatif, berwawasan, memiliki relasi yang luas, serta mempunyai pengalaman dan pengetahuan untuk menggerakkan ekonomi.

Pemimpin bijak, negeri berbakti. Datang Untuk Majukan dumAi (DUMAI).

Salam Sang Perantau,
BANG DEL PASAR SENGGOL

0 komentar:

Posting Komentar