Senin, 13 April 2020

PSBB Pekanbaru, Pemkab Rohul Himbau Warga Tidak Panik, Mari Mencegah Corona Ikuti Ajuran Pemerintah

0 komentar
ROKAN HULU(SP)- Bupati H. Sukiman terus menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Rokan Hulu untuk bersatu malawan mencegah penularan Corona Virus Desease atau Covid-19 yang sedang melanda dunia dan Indonesia saat ini, terkhusus diwilayah negeri seribu suluk.

Demikian disampaikan Bupati Sukiman melalui juru bicara Tim Gugus Covid-19 Pemkab Rokan Hulu juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Drs. Yusmar M.Si kepada reporter Media ini Selasa, (14/4/2020), menanggapi adanya
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau berdasarkan dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nmr : HK.01.07/Menkes/250/2020

Lanjut Yusmar mengatakan, Pemkab Rohul mendukung penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru yang sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Kesehatan.

"Terhadap disetujuinya Kota Pekanbaru bestatus pembatasan sosial berskala besar dalam mengurangi penyebaran Covid-19, Pemkab Rohul sangat mendukung kebijakan itu," kata Juru Bicara Covid-19 Pemkab Rokan Hulu

Namun untuk penerapan PSBB yang sama di Kabupaten Rokan Hulu disampaikan Kadis Kominfo Kabupaten Rokan Hulu sesuai perintah Bapak Bupati, perlu dilakukan kajian terlebih dahulu, karena belum memenuhi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

"Pemerintah Kabupaten Rohul belum melaksanakan PSBB dalam waktu cepat ini. Kita menghimbau masyarakat untuk tidak panik, mari kita mengikuti ajuran Pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan, tidak keluar rumah bila tidak penting, gunaka masker dan tidak pergi ke daerah lain dulu, atur jarak dengan yang lain, cuci tangan serta kebersihan lingkungan," kata mantan Kepala di beberapa Dinas Kabupaten Rokan Hulu ini.

Untuk diketahui data Covid-19 Pemkab Rohul sesuai laporan Tim Gugus perkembangan penanganan Covid-19 Rohul, Senin, (13/04/2020) pukul 16. 58 wib Orang Dalam  Pemantauan (ODP) 2.672 Orang, dengan status masih  Pamantauan  752 atau 28%,
selesai pemantauan 1.920 atau 67%.

ODP ini warga yang kembali dari luar Rokan Hulu, atau warga lain yang datang ke Rokan Hulu dari daerah yang sudah terinveksi Covid 19. Status masih pemantauan  899 orang atau 33%, selesai pemantauan  1.764 orang atau 67%.

Catatan kata Yusmar Kadis Kominfo Rokan Hulu, dari Jumlah ODP hari ini 2.672 orang, dengan ODP hari sebelumnya yang
berjumlah, 2.663, terjadi penambahan 9 ODP baru. 

Kemudian dari rincian ODP,  untuk
ODP yang di pantau, dari hari sebelumnya sebanyak, 899 maka
hari ini ODP  yang dipantau tinggal 752, atau  berkurang sebanyak 147 orang, sementara  ODP telah selesai di pantau atau sudah sehat, sebelumnya berjumlah, 1.764 orang, maka hari ini menjadi 1.920 orang.

"Dengan demikian ODP status aman atau sehat meningkat dari hari kemaren sebanyak 156 orang," katanya.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap ada  8 orang. "Alhamdulillah dari 8 PDP yang ada 4 orang telah sehat dan sudah pulang ke keluarganya masing -masing. Sedangkan PDP 4 orang  dirawat atau isolasi, 1 orang di RSUD RokanHulu, 1 orang di Awal Bros Ujung Batu, dan  2 orang isolasi mandiri, harapan kita mereka juga sembuh," tutur Juru Bicara Covid-19 Pemkab Rokan Hulu.

Lanjutnya, adapun 3 orang dari diantara PDP, semua hasil rapid test nya negatif, tinggal menunggu hasil swab (PCR) dari Litbangkes Jakarta.

Selanjutnya, yang positif  1  orang, inisial AS, umur 56 tahun, dari Kecamatan Rambah, berdasarkan keterangan Tim Medis, Direktur RSUD Rokan Hulu, dr. Novil, secara klinis telah menunjukkan perbaikan yang signikan, hari Rabu (hari ke 14) akan diakukan swab ulang.(Tim)

0 komentar:

Posting Komentar