Sabtu, 04 April 2020

Update Tim Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Rokan Hulu 4 April 2020 Jam 17.55 Wib.

0 komentar
Foto Apdet Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Rokan Hulu
ROKAN HULU(SP) - Tim Gugus Tugas Covid-19 atau Corona Virus Desease Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus mengapdet status terkini tentang Pandemi Covid-19 tersebut.

Sesuai data diterma group media ini, disampaiikan Bupati H. Sukiman melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pemkab Rokan Hulu Drs. Yusmar, M.Si mengatakan sesuai Rekap Surveilens Penanganan  Covid 19 Corona RSUD, Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, berasal dari laporan  Kepala Puskesmas se Kabupaten Rokan Hulu dari  data seluruh Dokter, Bidan dan Petugas Kesehatan di Kecamatan dan Desa.

Lanjutnya, perkembangan Covid 19 Corona Kabupaten Rokan Hulu
Sabtu, (04/04/2020) pukul 17.55 Wib, Orang Dalam Pemantauan (ODP) warga yang kembali dari luar Rokan Hulu, atau warga lain yang datang ke Rokan Hulu dari daerah yang sudah terinveksi Covid 19 berjumlah  2.321 Orang.

"Dengan status masih  Pamantauan sebanyak 1.963 Orang, selesai Pemantauan 358  Orang. 358 status ODP ini menjadi eks ODP, artinya telah 14 hari dalam pantauan dan sudah selesai di pantau dengan kata lain status aman," dijelaskan Yusmar Kadis Kominfo Kabupaten Rokan Hulu ini.

Tambahnya lagi, Pasien dalam pengawasan(PDP) 6 orang, ada penambahan 2 ODP, masih menunggu hasil.  Pasien ini di rawat 5 orang di RSUD Rokan Hulu dan 1 orang di Awal Bros Group, semula di Ujung Batu, sekarang di Pekanbaru. 3 orang diantara  ODP menunjukkan hasil kesehatan  membaik.

Selanjutnya, orang masih tetap status Positif, Inisial AS, umur 56 tahun, tinggal di Kecamatan Rambah,  riwayat perjalanan dari surabaya 23 Maret 2020, yang bersangkutan telah di ambil tindakan oleh Pihak Kesehatan sesuai dengan SOP yang telah di tentukan.

Mantan Kadis di beberapa Dinas Kabupaten Rokan Hulu ini mewakili Bupati H. Sukiman terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang tapi perlu waspada dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan anjuran pemerintah dan sumber resmi.

"Dengan tidak menghukum dan tidak memberikan penafsiran lain.
Termasuk larangan  menyebar luaskan identitas pribadi pasien, karena telah di lindungi undang-undang. 4 tahun penjara dan atau denda 500.juta rupiah," tegas Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Rokan Hulu menghimbau.

Dijelaskannya, penanganan yang di lakukan dari Tim Gugus Kesehatan RSUD Rokan Hulu, dalam jal ini sebagai Koordinator Direktur RSUD Rokan Hulu, telah dilaksanakan langkah langkah penanganan dan pengamanan kepada Pasien Positif juga sama keluarga nya.

Untuk  keluarga & semua kontak erat dengan pasien kita lakukan karantina dan pemeriksaan rapid test. Jika rapid test + dan ada keluhan batuk pilek ataupun demam kita tetapkan sebagai PDP untuk selanjutnya dilakukan swab.

"Dan jika rapid test - tanpa keluhan tetap isolasi mandiri selama 14 ke depan yang diawasi secara ketat oleh petugas surveilens dari dinkes," tuturnya.

"Himbauan kepada tetangga dekat dan lingkungan, dilakukan physical distancing dan jika ada keluhan demam, batuk atau pilek segera hubungi call center tim kes covid utk di lakukan pemeriksaan dirumah," tambahnya lagi. (Sa/Fa).


0 komentar:

Posting Komentar