Rabu, 23 September 2020

Tak Libatkan Disnakertrans,Rekruitmen Hotel Patra Dumai Sarat KKN.

0 komentar


Dumai, OtdaRiau.Com
. - Hotel Patra Dumia adalah Hotel standar bintang 3 yang baru selesai masa pembangunan fisiknya, sebulan lalu telah mulai membuka lowongan pekerjaan via alamat email Open Soon Patra Dumai. 

Seperti diketahui, bahwa informasi penerimaan lowongan tersebut juga ditempelkan dipapan pemberitahuan publik Disnakertrans Kota Dumai. Sudah tentu banyak putra - putri dumai yang coba ikut melamar secara online tersebut, karena dimasa pandemi covid 19 saat ini, yang nota bene banyak pekerja yang dipecat dan dirumahkan, justru Kota Dumai butuh pekerja dihotel bintang tiga. 

Namun pada tanggal 22 s/d 23 September, tanpa diduga Manajemen Hotel Patra Dumai, anak dari Perusahasn Pertamina Patra Jasa tersebut, siap melakukan wawancara bagi calon pekerja Hotel tersebut. Yang sangat mengherankan suasana Intervieuw tersebut dijaga dengan pengamanan sangat ketat. Seakan pengamanan aset negara dalam keadaan genting, begitu lengkapnya satuan pengaman itu dijaga oleh cukup ramai personil polisi dan personil dari kesatuan kodim 0302 kota dumai, berpakaian seragam lengkap, disertai dengan mobil dinas yang juga diparkirkan dihalaman Hotel Patra Dumai. 

Sangat mengherankan lagi, tidak satupun dari pejabat Disnakertrans dilibatkan secara Institusi yang berwenang dalam hal intervieuw rekruitmen itu. Kuat dugaan bahwa pihak manajement Hotel Patra Dumai dan RU II dumai, sengaja membuat pengamanan tingkat tinggi tersebut, guna membekap jika terjadi keributan dari pihak - pihak yang tidak senang dengan pola rekruitment itu. 

Intervieuw yang berlansung dari pukul 10.00 - 15.00 wib itu, diduga keras ada yang janggal. Contohnya, ketika awak media otdariau.com melakukan tinjauan langsung kelokasi, pihak manajemen seakan enggan memberikan komentar. Salah seorang personil yang mewakili manajemen, Dewi, mengatakan bahwa seluruh proses rekruitment telah dilakukan sesuai SOP. " Anda tidak berhak menanyakan berapa jumlah yang lulus, yang dibutuhkan, dan berapa jumlah putra daerah yang diterima", ucap Dewi secara tegas dengan nada tinggi kepada awak media otdariau.com disaksikan oleh aparat dari TNI dan Polisi yang ngepam. 

Hal tersebut lansung saja dikonfirmasi kepada pihak Disnakertrans Kota Dumai, Kabid Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja, M. Fadhly, SH. mengatakan, bahwa secara mekanisme dan teknis kerja pihak hotel patra dumai harus melibatkan Disnakertrans kota dumai, apalagi ini menyangkut rekruitmen tenaga kerja yang jelas - jelas ada aturan mai dan undang - undang ketenagakerjaan yang harus dipatuhi. 

" Kami sebagai Instansi terkait merasa kecewa tidak dilibatkan pada tahap intervieuw atau wawancara yang dilaksanakan, terkesan sebelah pihak saja", kata Fadhly 

Lebih lanjut Fadhly menegaskan bahwa, pihak manajement hotel patra dumai juga harus komit dan berpegang pada Perda No. 10 Tahun 2004, tentang pembagian tenaga kerja 70 : 30. Jelas 70 persen adalah tenaga kerja tempatan, sedangkan 30 persen adalah tenaga kerja luar daerah. Bila itu tidak sesuai komitmen, maka hal itu jelas sangat rawan dan dapat memicu mis komunikasi dengan anak daerah. Hal tersebut dapat ditinjau ulang kembali, unkap Fadhly. (tom).

0 komentar:

Posting Komentar