Sabtu, 28 November 2020

Remaja Harap Bisa Menjadi Motivator

0 komentar


Bangkinang Kota (  otdariau  ) - Dihadiri langsung Deputi ADPIN Republik Indonesia Drs Nofrizal,MA, Sosialisasi Program Gendre bersama Mitra Kerja tahun 2020 diharapakan remaja bisa menjadi motivator.


Demikian disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto,SH  yang diwakili oleh Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar Edi Afrizal saat membuka Sosialisasi Program Gendre bersama Mitra Kerja tahun 2020 di Aila Kantor Bupati Kampar, minggi (28/11/20).


Lebih lamjut Afrizal menjelaskan, bahwa muda-mudi generasi bangsa melalui ptogram-program remaja untuk dapat nanyinya menjadi motivator program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) garapan BKKBN.


Dalam berbagai program keremajaan, pemda kampar terus berupaya mengembangkan generasi muda menjadi lebih baik melalui dinas PPKBP3A kampar. Hal ini dilakukan   melalui berbagai program termasuk sosialisasi GenRe saat ini. Dengan program ini, hendaknya kedepan bagaimana anak remaja bisa bekreatif dan inovasi, kita tau bagaimana permasalahan dikalangan ramaja perlu adanya pengawasan dalam memgatasi pergaulan bebas dan penyalagunaan narkoba.


Berkata pada 2016 penduduk remaja (usia 10-24 tahun) ‎berjumlah 66,3 juta jiwa dari total penduduk sebesar 258,7 juta. Artinya satu di antara empat penduduk adalah remaja. Jumlah generasi milenial yang cukup besar tersebut merupakan potensi yang memerlukan pengelolaan secara terencana, terstruktur dan sistematis agar dapat bermanfaat menjadi modal pembangunan ke depan.


"Remaja saat ini akan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia, generasi yang pada tahun 2045, saat Indonesia memasuki usia 100 tahun merdeka, akan berusia antara 35-45 tahun. Generasi emas disemai melalui pembangunan karakter dalam pembangunan keluarga. Karena itu, membina remaja adalah investasi yang luar biasa penting.


Untuk diketahui bahwa kampar sendiri yang saat ini memiliki lebih kurang 800 ribu jiwa penduduk, sebanyak 30% merupakan kalangan remaja. Maka sebanyak 30% inilah nantinya yang akan memangun dan memajukan kampar kedepan. Untuk itu perlu bimbingan kita bersama melalui program GenRe dan bangga kencana.


Afrizal berharap, melalui program gendre kita terus upayakan melalui sebnayak 45 PIK-R yang ada di kampar saat ini bisa menunda pernikanan dini,  menjahui LGBT serta menjauhi penyalahgunaan narkoba.


Sementara itu kepala BKKBN Riau yang diwakili oleh Dra Mardalena Wati Yulia, M.Si menyampaikan bahwa kemjuan suatu bangsa sangat ditentuakan oleh kualitas penduduknya. Dimana Indonedia meripakan negara ke empat terbesar penduduknya.


Dari jumlah terdenut 30% merupakan penduduk kalangnlan remaja, dan kebanyakkan remaja telah banyak terjerumus dalam pergaulan bebas, kenakalan raja serta penyalahgunaan narkoba. Untuk itu dengan kehadiran program GenRe dan bangga kencana nantinya bisa mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.


Sementara itu Drg Awal Herniati selaku selaku Dinas dalam program Gendre dalam sambutannya menyampaikan, bahwa sampai saat ini Pusat informasi dan Konseding-Remaja PIK-R 

saat ini di Kabupaten Kampar terdapat lebih kurang 45 PIK-R yang tersebut di 21 Kecamatan.


Dimana dari 45 PIK-R tersebut, Awl yang merupakan Sekretaris DPPKBP3A menjelaskan bahwa terdapat sebanyak 33 PIK-R dari jalur pendidikan dan sebanyak 12 PIK-R dari jalur masyarakat. Selanjutnya dari 45 PIK-R tersebut, sebanyak 30 telah masuk dalam program prioritas nasional.(ontuo daus  )

0 komentar:

Posting Komentar