Kejari Kampar Periksa Mantan Kadiskes Kampar | Otda Riau I Portal Berita Riau
 


Selasa, 30 November 2021

Kejari Kampar Periksa Mantan Kadiskes Kampar

0 komentar

 

Kampar (Otdariau) – Dalam rangka mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) Kedokteran di Dinas Kesehatan Kabupaten Tahun Anggaran (TA) 2013, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Pejabat dan mantan pejabat di Dinas Kesehatan Kab. Kampar.


Pada hari selasa siang (30/11/2021), Mantan Kadis Kesehatan Kab. Kampar Herlyn Rahmola,  di periksa oleh Penyelidik Surya Ramadhany Harahap, untuk dimintai keterangan.


Dari pantauan awak media di gedung Adhyaksa tanpak sosok mantan Kadis Kesehatan Kampar Herlyn Rahmola keluar dari ruang pemeriksaan dengan mengenakan kemeja lengan panjang dan celana hitam.


“Saya diundang untuk klarifikasi dan memberikan keterangan saja terkait pengadàan Alkes tahun angaran 2013,” ujarnya.


Saat ditanya terkait pemeriksaannya sebagai apa pada kasus dugaan Tipikor pengadaan Alkes di Dinkes Kampar, Herlyn mengatakan bahwa saat itu dirinya menjabat selaku Kepala Dinas.


“Selaku Kepala Dinas, dan yang ditanyakan seputar saya sebagai apa dan hanya sebentar paling setengah jam tadi,” ungkap Herlyn sambil berlalu menuju mobilnya.


Sementara itu Kasi Intel Kejari Kampar Silfanus Rotua Simanullang melalui Penyelidik Surya Ramadhany Harahap, membenarkan bahwa pada hari ini Kejari Kampar telah melakukan pemeriksaan terhadap KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) Herlyn Rahmola untuk dimintai keterangannya.


“Benar pada hari ini kita telah melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kadis Kesehatan Kampar Herlyn Rahmola selaku KPA pada proyek pengadaan Alkes tahun anggaran 2013 dan sehari sebelumnya kita juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap Eko selaku PPK nya ,” kata Surya.


Surya menambahkan yang bersangkutan diperiksa lebih kurang lebih dua jam untuk dimintai keterangannya seputar proyek pengadaan Alkes yang berasal dari dana APBN tahun anggaran 2013.


Pengadaan Alat Kesehatan di Dinkes ini mengunakan dana APBN tahun anggaran 2013 sebesar 19,7 miliyar rupiah.


Untuk diketahui, sehari sebelumnya Penyelidik melakukan pemeriksaan terhadap PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Eko Wahyudi pada proyek Alkes yang dimenangkan PT. SMP.


Perusahaan yang beralamat di Kota Bekasi Jawa Barat tersebut, dijadwalkan menyelesaikan kegiatan terhitung 22 Juni hingga 26 Juli 2013, atau masa pelaksanaan 150 hari kalender. (Ags)


0 komentar:

Posting Komentar