Bawa Da’i Pedalaman Dari Suku Talang Mamak, Dewan Dakwah Kampar Adakan Tabligh Akbar Di Masjid Al Ikhwan Kuok | Otda Riau I Portal Berita Riau
 


Kamis, 01 September 2022

Bawa Da’i Pedalaman Dari Suku Talang Mamak, Dewan Dakwah Kampar Adakan Tabligh Akbar Di Masjid Al Ikhwan Kuok

0 komentar

Kampar (Otdariau) – Bawa Da’i Pedalaman, yang mengabdi di Talang Mamak, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kab.Kampar, atau dikenal dengan sebutan Dewan Dakwah Kampar, adakan Tabligh Akbar, di Masjid Al-Ikhwan Dusun Kampung Baru, Kecamatan Kuok, hari kamis malam (01/02/2022).


Hadir dalam acara tersebut Ketua Ketua Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dewan Dakwah Prov. Riau Ustadz Alan Pradana, Ketua Umum Dewan Dakwah Kampar Ustadz Samsul Bahri SAg MPd, dan Ustadz yang bertugas di Suku Talang Mamak Supriyanto SSos. Kedatangan Ustadz Pedalaman ini, disambut antusias oleh Jema’ah Masjid Al-Ikhwan.


Dalam acara tersebut Ketum Dewan Dakwah Kampar yang juga merupakan Ketua Laznas Dewan Dakwah Kampar Ustadz Samsul Bahri SAg MPd mengatakan, bahwasanya kegiatan ini sengaja dilaksanakan dalam rangka untuk membuka mata kaum muslimin dan muslimat, bagaimana peruangan berdakwah, di daerah pedalaman.


“Berdakwah atau ceramah di daerah perkotaan itu biasa, tapi yang luar biasa adalah berdakwah di daerah pedalaman. Yang mana didaerah tersebut tidak ada sinyal HP, listrik tidak ada, mencari Sembako harus berjalan kaki berkilo-kilo meter, bahkan menuju kesana, haru mengarungi sungai 6-7 jam, jika musim kemarau”, ungkap Ustad Samsul.


Dengan kita adakan tabligh akabar ini, hendaknya bisa membuka mata dan hati kita, bagaimana letih dan susahnya berdakwah di daerah pedalaman. Apalagi didaerah sana tidak ada sekolah, yang ada hanya sanggar belajar, yang didalamnya hanya beralaskan tanah dan berdindingkan papan, bahkan disana juga marak terjadi kristenisasi.


Untuk itu, Dewan Dakwah Kampar hadir dalam menjaga Iman dan membina ilmu agama dengan menugaskan da’i untuk menetap disana selama satu tahun. Kemudian Dewan Dakwah Kampar Fokus terhadap permasalahan mu’alaf, mulai dari mengurus identitas dirinya, ilmu Agamanya, serta terus memberikan sembako dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena mayoritas kehidupan Mu’alaf yang berada di Kab. Kampar, sangat memprihatinkan, dalam satu rumah bahkan ada 3 sampai 4 Kepala Keluarga didalamnya.


Sementara itu Da’i Pedalaman Ustadz Supriyanto SSos, menceritakan tentang keadaan kehidupan masyarakat di Suku Talang Mamak serta perjuangan dakwah yang dilakukan disana. Ditengah Hutan belantara, dengan struktur tanah berbukitan, bahkan harus menyeberangi sungai, untuk mengajarkan masyarakat disana mulai darai membaca Al-Qur’an, bacaan sholat dan ilmu agama lainnya. (Ags) 

 

0 komentar:

Posting Komentar