KAMPAR, ( otdariau ) SatlantasPolres Kampar menunjukkan komitmen tinggi dalam menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda. Terbaru, pada hari Rabu, (4/02/2026), jajaran Satlantas yang dipimpin oleh Kanit Kamsel, Aiptu Junaydi, S.E., bersama Aipda Gusmenriki (BKO Lantas Polsek Tambang) dan Bripda Ade Novri Ramadani, menggelar sosialisasi Operasi Keselamatan LK 2026 di SMAN 1 Tambang.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini disambut antusias oleh para siswa dan guru SMAN 1 Tambang. Aiptu Junaydi, S.E., dalam kesempatan tersebut, memberikan materi edukasi yang komprehensif mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, etika berkendara, serta pengenalan terhadap rambu-rambu lalu lintas.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami ingin menanamkan kesadaran ini sejak dini kepada para pelajar. Mereka adalah generasi penerus bangsa, dan keselamatan mereka di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Aiptu Junaydi dalam paparannya.
Lebih lanjut, Aiptu Junaydi menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan LK 2026 yang bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. “Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” tambahnya.
Selain memberikan edukasi, Satlantas Polres Kampar juga mengajak para siswa untuk peduli terhadap lingkungan. Sebagai bagian dari program green policing, sejumlah bibit tanaman diserahkan kepada pihak sekolah dan ditanam bersama-sama.
“Kami ingin mengkampanyekan bahwa polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Dengan menanam pohon, kita turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam,” jelas Aipda Gusmenriki.
Kasat Lantas AKP Wulan Afdhali Ramdhani, menyampaikan bahwa Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Unit Kamsel di SMAN 1 Tambang. Ini adalah langkah penting dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Kami berharap, para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, dengan selalu mengutamakan keselamatan dan menjadi contoh yang baik dalam berlalu lintas. Generasi muda adalah pelopor tertib berlalu lintas! Selain itu, program ‘green policing’ yang diintegrasikan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.”












